Saat ini LLDIKTI Wilayah VIII baru memiliki 23 guru besar. “Tahun ini ada enam usulan guru besar. Semoga target tiga guru besar bisa terealisasi di tahun 2019,” harap Made Kresnawan, SE., MM., Kabag Akademik Kemahasiswaan dan Sumberdaya dalam acara Workshop Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional bagi Dosen Tetap PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah VIII di Bali (12/7/2019) hari ini.

Workshop PAK yang berlangsung di Swiss-Belhotel Rainforest Kuta-Bali ini diikuti oleh 100 orang perwakilan PTS di Bali. Dua orang nara sumber workshop ini adalah Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si., memaparkan Kebijakan Jabatan Akademik Dosen dan Prof. Dr. Nyoman Semadi Antara, M.P., Ph.D. memaparkan Mekanisme Pengusulan Jabatan Akademik Dosen. Moderator workshop ini adalah Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST., MT., Dosen PNS DPK di Universitas Pendidikan Nasional dan juga tim PAK Usulan Asisten Ahli dan Lektor LLDIKTI Wilayah VIII.

Prof. Dasi dalam pembukaan menyampaikan kepada peserta agar materi yang didapatkan langsung disampaikan ke teman sejawat dosen di kampus. “Ibu Bapak yang hadir hari ini harus bisa jadi motivator dalam rangka meningkatkan karier dosen di PTS masing-masing,” ujar Prof. Dasi. Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah kewajiban seorang Dosen. “Apabila Ibu Bapak kariernya tidak meningkat, apalagi sudah mendapatkan serdos, itu artinya Ibu Bapak menjadi penyebab turunnya status akreditasi prodi PTS,” ujarnya.

Prof. Dasi memotivasi peserta agar berani memulai menulis karya ilmiah dengan manajemen waktu yang baik dan tidak menunda-nunda pekerjaan. “Saya membuat kebijakan empat kali naik jabatan akademik dalam setahun. Saya sampaikan kepada tim PAK agar tidak mempermudah regulasi yang sudah ada, tapi jangan menghambat usulan,” pungkas Prof. Dasi.